NGARAN ULUN PADELAN KA AI…..

Ngaran ulun Padelan Ka ai….” anak muda itu paling-paling umurnya sekitar 16 tahun. Wajahnya bersih putih dan polos. Jauh dari kesan sebagai orang gila. Padelan, dibandingkan dengan kawan-kawan satu bangsalnya memang lebih bagusan. Pertama, dia lebih terawat. Yang kedua, dia termasuk paling junior di antara yang lain(ada satu lagi yang sebaya padelan, tapi tempatnya bukan di bangsal dan lebih pendiam). Yang ketiga, anak ini sering nyerocos. Jadi asyik aja diajak ngobrol. Yang keempat dan ini yang paling saya suka, Padelan otaknya cerdas. Entah kenapa sampai dia ’kesasar’ masuk rumah sakit Jiwa. Konon menurut ceritanya sendiri, dia dimasukkan ke sini karena mengamuk di rumah. Padelan juga mengaku sering melihat bayangan hantu-hantu yang mengganggunya.

Ah, macam-macam memang orang di sini. Kadang lucu juga bila mendengar cerita mereka. Ada yang karena orang yang dicintainya menikah, lalu jiwanya terganggu sampai-sampai nekat masuk ke kamar pengantin orang yang pernah dicintainya itu. Ada pula yang mengaku sebagai nabi dan mendapat wahyu.

Ada juga yang tergolong unik. Dia sejak SD sampai di pesantren selalu ranking satu. Hingga suatu ketika gelagatnya aneh. Dia mendadak ’beruzlah’. Selalu menyepi di masjid. Hingga dia memohon menjadi penceramah pada suatu acara besar di pesantren. Sayangnya sang kiai menolak keinginannya, maka terganggulah jiwanya.

Ada pula kakek-kakek dokterandus yang pintar mengaji, atau kakek-kakek lainnya yang saban pagi hobinya mengumpat orang, padahal titelnya haji. Kakek yang lain lucu lagi, kemana-mana selalu menenteng radio dan ketawa-ketawa sendiri.

Di golongan wanita juga macam-macam tipenya. Ada yang mengaku dirinya adalah dewi persik, mengaku sebagai juru rias pengantin istana. Ada yang tak mau bicara sedikitpun, depresi karena keguguran. Sebaliknya ada yang tak berhenti nyerocos. Ada yang rajin sholat. Ada pula yang hobi kawin, sudah nikah cerai hingga sembilan kali.

Pokoknya macam-macam…..

Sebenarnya masalah putus cinta, masalah ekonomi, dan lain-lain yang disebutkan di atas hanyalah pencetus gangguan jiwa. Penyebab seseorang terganggu jiwanya adalah pada diri pribadi orang itu sendiri. Jiwa yang rapuh, yang jauh dari nilai ruhiyah itulah penyebab utamanya. Sehingga sedikit saja masalah menerpa, maka jiwanya akan goncang. Sehingga pesan sponsor yang mau saya sampaikan lewat artikel ini adalah: dekatkan diri anda sedekat-dekatnya dengan Allah. Maka anda akan terjauh dari gangguan jiwa.

Oke kita kembali ke Padelan….

Masalah berat yang dihadapi DM jiwa adalah kala follow up pagi! Bayangkan, follow up di bangsal jiwa adalah ketika kita harus masuk bangsal yang lebih mirip dengan sel-sel penjara. Yang ’kejamnya’ adalah saat kita follow up, biasanya ‘sel’ itu dikerangkeng dari luar oleh perawat. Sehingga kami pun terkurung di dalam bersama orang-orang gila. Tujuan sebenarnya sih adalah supaya si pasien nggak kabur. Tapi gimana coba kalo tiba-tiba ada pasien yang ngamuk terus mengeroyok kami? Nah disinilah pentingnya menjadikan pasien-pasien itu berteman akrab dengan kita. Dan disinilah peran yang dimainkan Padelan. Dialah asisten saya.

Di sini kita juga mesti menghapal nama-nama pasien. Masalahnya, mereka seringkali tidak peduli kalau dipanggil. Bahkan ada pasien tertentu yang lupa dengan namanya sendiri. Jadi bagaimana caranya? Nggak lucu kan kalo kita berteriak-teriak memanggil namanya. Lebih lucu lagi kalau kita keliling tempat tidur mereka sambil menanyakan ”siapa nama anda?” nah, sekali lagi, di sinilah pentingnya keberadaan Padelan. Dialah tukang absen pasien.

Dari sini saya semakin salut dengan Padelan. Ditambah lagi, seperti yang saya bilang adalah tentang kecerdasannya. Pernah suatu ketika, setelah kami pusing gara-gara kesulitan menjawab soal pre test, maka sebagai pelampiasannya kami juga melakukan pre test ke pasien jiwa. Yap, sasarannya adalah Padelan. Ada 5 soal yang kami berikan secara tertulis dan mesti dikumpulkan besok hari. Soalnya bervariasi, mulai dari nama-nama khulafaur rasyidin, pertanyaan bahasa inggris, soal matematika, sampai soal berapakah kurs dollar hari ini. Hehehe… dalam hati kami puas bisa ngerjain pasien jiwa.

Eh, esoknya kami dikejutkan. Karena hampir semua pertanyaan tadi dijawabnya dengan benar. Ah, Padelan… Padelan…

Di hari-hari terakhir, saya berpikir bagaimana caranya supaya follow up pasien jiwa waktunya lebih singkat. Cling! Dan muncullah ide! Dan sekali lagi, Padelanlah sasarannya.

Maka saya sempatkan di sore itu mengajari Padelan mulai dari cara mengukur tekanan darah, sampai bagaimana caranya menganamnesa. Hasilnya, luar biasa! Kekuatan saya jadi dobel. Saya tinggal mencatat, sementara untuk menensi dan anamnesa kerjaannya Padelan. Hehehe…..

Kak, cita-cita ulun handak jadi dokter kaya pian, ka. Imbah keluar rumah sakit ini ulun handak sekolah lagi ka ai.” ucap Padelan saat kami berpisah.

Ah, saya jadi terharu dibuatnya. Kesimpulan saya: orang gila juga berhak bercita-cita tinggi!

Amiiin” jawab saya tulus. ”Nanti kalau sudah keluar jangan lupa telepon saya, ya” ucap saya sambil menuliskan nomor handphone saya ke selembar kertas.

”Oke, selamat tinggal. Assalamu’alaikum” dengan berat hati saya melangkah keluar. Sementara tatapan Padelan terus mengiringi kepergian saya.

Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum. Suasana masih seperti dulu saat saya pertama datang. Alamnya, bangunannya, orang-orang di dalamnya…..

Namun satu nama yang nggak bakal saya lupakan: Padelan!

(Sayangnya, Padelan tidak pernah menghubungi saya, saya berhusnudzzan, kertas yang berisi nomor handphone itu telah raib. Yah, Harapan saya, Padelan sudah sembuh, dan mudah-mudahan sempat buka-buka internet, membaca tulisan ini en ngasih comment ke dalamnya)

7 Komentar

  1. Pengalaman yang menarik
    Sungguh berkesan
    Sekarang sangat sulit membedakan yang mana orang waras dan orang gila
    Perangai mereka hampir sama
    Please jangan tanyakan saya termasuk golongan mana
    Hehe
    Salam kenal pak dokter

    • salam kenal juga buatnya iedza….

  2. nice post…selalu bangga dan senang kalau lihat ada dokter yang suka nulis…
    aset besar bagi dunia kedokteran dan kebanggaan bagi FK UNLAm🙂

  3. cb cr di pesbuk atawa twitter kali aja si padelan punya,,🙂

  4. When someone writes an post he/she retains the
    plan of a user in his/her mind that how a user can be aware of it.

    Thus that’s why this article is outstdanding. Thanks!

  5. Yesterday, while I was at work, my cousin stole my apple
    ipad and tested to see if it can survive a 30 foot drop,
    just so she can be a youtube sensation. My apple ipad is now destroyed and she
    has 83 views. I know this is completely off topic but I had to share it with someone!

  6. My family always say that I am wasting my time here at web, however I know I am
    getting know-how every day by reading thes fastidious content.


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s