ANTARA KHAYAL, MIMPI, CITA, DAN REALITA.

Mimpi adalah khayalan yang memiliki realita

Cita-cita adalah mimpi yang memiliki target

Visi adalah cita-cita yang memiliki metode pencapaian

Realita adalah visi yang telah terwujud.

……

Sehingga anda sah-sah saja, untuk menggapai sebuah realita, memulainya dari mengkhayal! Akan tetapi anda mesti sadar penuh, bahwa bila anda hanya stagnan dalam bingkai khayalan, realitas itu tak akan pernah terjadi.

Mari kita kupas satu persatu tentang tahap-tahapan itu, dari khayal menjadi mimpi, menuju cita, menjelma menjadi visi hingga mewujud menjadi realita.

Ketika seseorang berkhayal maka ini merupakan pembuktian kemajuan dirinya. Dirinya telah selangkah melampaui makhluk jenis primata. Mengkhayal adalah kemampuan menghadirkan gambaran yang sesungguhnya tidak ada menjadi wujud, walau hanya dalam benak. Kemampuan ini hanya dimiliki oleh jenis spesies homo sapiens.

Lalu apa yang membedakan khayalan dengan mimpi?

Ketika dalam benak anda tergambar misalnya anda menjadi panglima kerajaan antah berantah yang beristrikan seorang putri raja nan elok jelita tinggal bertelekan di istana megah di awan….. maka berarti jenis gambaran di benak anda itu hanyalah sebuah khayalan.

Namun, ketika benak anda melukiskan menjadi seorang jenderal yang gagah yang memiliki pangkat yang tinggi serta disegani prajurit-prajuritnya, memiliki rumah real estate, mobil mewah, istri yang cantik dan hidup mesra bahagia. Ini adalah mimpi!

Keduanya abstrak dan tidak nyata. Keduanya juga merupakan gambaran yang menyenangkan. Bedanya, yang terakhir realistis, sedangkan yang pertama tidak.

Mimpi dan khayal adalah anak-anak tangga menuju realita. Dan mimpi satu anak tangga lebih tinggi daripada khayal. Untuk merubah khayal anda menjadi mimpi sangat sederhana. Kuncinya adalah sesuaikan khayal itu dengan realitas. Tanyakan dalam benak anda: mungkinkah ini menjadi kenyataan?

Bila sudah, mari kita menuju ke anak tangga yang lebih tinggi: Cita-cita.

Kita sudah melihat apa mimpi anda di atas: ”menjadi seorang jenderal yang gagah yang memiliki pangkat yang tinggi serta disegani prajurit-prajuritnya, memiliki rumah real estate, mobil mewah, istri yang cantik dan hidup mesra bahagia.”

Bukankah ini realistis dan mungkin-mungkin saja untuk dicapai?

Kini bagaimana merubahnya menjadi cita-cita?

Jawabannya sekali lagi sangat sederhana. Cukup sisipkan imbuhan kapan waktunya anda akan mencapai hal-hal tersebut.

Sehingga anda cukup menambahkan, misalnya:

Menjadi seorang jenderal yang gagah yang memiliki pangkat yang tinggi serta disegani prajurit-prajuritnya pada tahun 2028. memiliki rumah real estate pada tahun 2024, mobil mewah dibeli pada tahun 2026, istri yang cantik telah dinikahi pada tahun 2018 dan hidup mesra bahagia dengannya dari tahun 2018 hingga akhir hayat…..

Sangat mudah bukan? Tapi inilah pintu yang membuat anda menjadi berpikir realistis disinilah sebenarnya masa peralihan menuju kedewasaan berpikir.

Nah, mari kita melangkah lebih tinggi lagi. Menuju anak tangga selanjutnya. Anak tangga terakhir yang harus anda pijak sebelum menuju tujuan anda: realita.

Sobat, anak tangga itu dinamakan dengan Visi.

Pertanyaannya: Bagaimana menjadikan cita-cita menjadi visi?

Inilah level ”advance” nya. Untuk menjadikannya sebagai visi, anda harus menentukan metode, bagaimana menjadikan ralita yang terpikir dalam benak itu agar terwujud.

Kembali ke contoh cita-cita di atas tadi. Kali ini kita akan memisahkannya menjadi beberapa poin:

  1. Menjadi seorang jenderal gagah memiliki pangkat yang tinggi, disegani prajurit pada tahun 2028

  2. Memiliki rumah real estate pada tahun 2024

  3. Membeli mobil mewah pada tahun 2026.

  4. Menikahi istri cantik jelita tahun 2018.

  5. Hidup mesra bahagia hingga akhir hayat.

Lalu mari menentukan metode mencapainya per poin:

  1. Menjadi seorang jenderal gagah memiliki pangkat yang tinggi, disegani prajurit pada tahun 2028

Bagaimana mencapainya? Anda harus menentukan menjadi jenderal di AU, AL, atau AD. Lalu anda harus memasuki akademi yang bersangkutan. Tentukan bagaimana caranya anda lulus dengan predikat yang baik. Lalu bagaimana langkahnya anda meniti karir anda, dari seorang kopral bertahap naik pangkat terus hingga akhirnya menjadi jendral pada tahun 2028. Jelaskan juga dengan cara bagaimana anda akan memimpin prajurit anda sehingga mereka segan pada anda.

  1. Memiliki rumah real estate pada tahun 2024

Berapa kira-kira harga rumah real estate yang anda kehendaki itu. Bagaimana caranya anda mengumpulkan uang untuk membelinya. Dari hasil mana saja? Uang gaji anda mungkin tidak cukup, sehingga anda harus memikirkan bisnis yang lain sehingga mencukupi untuk membelinya. Bagaimana anda membangun bisnis yang baru tersebut?

  1. Membeli mobil mewah pada tahun 2026.

Mobil mewah jenis apa dan harga berapa? Bagaimana dalam 2 tahun setelah membeli rumah real estate anda bisa kembali mengumpulkan ratusan juta untuk beli mobil mewah. Tentunya bisnis anda tadi harus lebih ditingkatkan. Bagaimana meningkatkannya? Apakah anda harus melakukan intensifikasi atau membuka cabang-cabang baru?

  1. Menikahi istri cantik jelita tahun 2018.

Definisikan istri cantik macam apa yang anda inginkan. Dari mana anda bisa berkenalan dengannya, bagaimana bisa memikat hatinya, dengan cara apa dia bisa setuju anda jadikan istri? Dan bagaimana pendekatan dengan pihak keluarganya juga?

  1. Hidup mesra bahagia hingga akhir hayat.

Kembali definisikan apa yang anda maksud dengan hidup mesra bahagia? Apakah dengan banyak anak? Tentukan kapan saja anda akan mempunyai anak dan berapa yang anda inginkan? Bagaimana mendidik anak anda itu? Lalu langkah-langkah bagaimana untuk menjaga keutuhan dan keharmonisan keluarga anda? Bagaimana anda tetap bisa mesra dengan anak dan istri anda pada saat-saat usia senja?

Hmfhhfhh…. ternyata tak gampang untuk menaiki anak tangga bernama visi ini ya…

Namun sesungguhnya pada tahap inilah diuji kematangan dan keseriusan anda untuk mencapai tujuan. Kini lihatlah, gambaran benak anda sudah sangat fokus dan tajam. Detil-detilnya terasa jelas.

Tenang, sob. Ini anak tangga terakhir. Sebentar lagi sampai ke: realita.

Lalu pertanyaan besar yang muncul sekarang….. bagaimana caranya melangkah dari visi naik menjadi realita?

Untuk menjawab ini, izinkan saya menarik nafas dan beristirahat sejenak. Biarkan tulisan saya di edisi selanjutnya yang akan menjawab pertanyaan tersebut…….

2 Komentar

  1. mungkin saya pernah mengatakan bahwa saat kita menulis/merencanakan untuk hari depan boleh2 saja tapi harus diingat bukan hal yang mudah mencapainya dan sangat sulit sesuai dengan harapan kita.
    misalkan kita bercita-cita menikah tahun 2012,wanita yang menjadi istri kita adalah seorang guru,namun akhirnya kita berjodoh dengan seorang dokter dan menikah pada tahun 2011
    so???????
    sesuatu yang baik menurut kita belum tentu baik menurut yang kuasa…iya kan

    • tepat ka ahim ai…. di tulisan terbaru saya…. saya jelaskan… visi layaknya proposal…. semakin jelas proposal semakin ada kemungkinan diterima…
      soal nantinya Allah memilihkan yang terbaik…….. Alhamdulillah…….


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s