TEKA-TEKI MERUBUNGI ANTASARI AZHAR

Ironis, seorang yang sebelumnya dielukan sebagai ksatria penumpas mafia korupsi itu dalam sekejap berubah menjadi pesakitan. Yang menjadi menarik di kasus ini adalah keterlibatan kisah cinta segitiga yang menyelubunginya. Nasruddin dan Antasari yang telah berumahtangga konon sama-sama mencintai seorang perempuan bernama Rani. Hati mereka kepincut dengan paras manis wanita belia yang berperan sebagai caddy ini… dan cinta pun bersemi dari padang golf….
Hingga benar kata pujangga ”cinta menaklukkan segalanya….. segalanya pun takluk demi cinta.” api asmara bermuara cemburu. Antasari cemburu dengan kedekatan Rani dan Nasruddin. Bara cemburu bergelora menyapu akal sehat. Antasari pun tega menyuruh orang-orang menghabisi rivalnya tersebut…. lalu bersimbahlah darah di muka bumi…..
Wakakakakak…… betul-betul Film india………….!
Yang kurang adalah perlunya tambahan di cerita itu sebagai berikut:
putra dari Nasruddin kemudian muncul menuntut balas terhadap Antasari…. namun apa dinyana…. si putra tadi mesti menghadapi kenyataan pahit, Antasari ternyata tak lain adalah ayah dari kekasih pujaannya…. Ouwww… mohabbatain mohabbatain nehi… nehi…. maka menyanyi dan menarilah mereka berdua di tengah kepiluan tersebut.
……………….
Kini, layar kaca berganti warna kembali. Berita kisruh pemilu dan ramai koalisi sudah meredup berganti dengan tema baru: Misteri Antasari Azhar! Bahkan berita gosip pun rela mengurangi porsi berita Manohara-nya demi ikut-ikutan tren sensasi Antasari Azhar.
Pertanyaannya, apa pendapat anda tentang kasus ini? Setidaknya akan ada pendapat-pendapat seperti ini:
1.Pendapat umum: ”Sayang sekali, padahal baru kemarin dia dinyatakan sebagai jagoan pemberantas korupsi. Sekarang…. kita bisa lihat sendiri kan? Antasari Antasari….”
2.Pendapat Ibu-ibu: ”Nggak nyangka ya jeng…. Orang gedean kayak Antasari ternyata kayak gitu kelakuannya… Dasar… emang semua laki-laki sama ajjaa!”
3.Pendapat Bapak-bapak: ”Ah, nggak semuanya kayak gitu…. jangan menggeneralisir gitu dong ah….”
4.Pendapat yang pinteran dikit: ”Lho, masa iya kayak gitu ya?”
5.Pendapat para pendukung teori konspirasi skala individu: ”Jelas, ini konspirasi! Ada usaha dari orang yang dendam dengan Antasari dan menjebaknya dengan perempuan bernama Rani. Nah, terseretlah Antasari”
6.Pendapat para pendukung teori konspirasi skala menengah: ”Betul. Konspirasi! Tapi tujuannya sebenarnya bukan hanya Antasari. Tapi masalah kelembagaan. Antasari identik dengan KPK. Secara tidak langsung, kasus ini telah mendiskreditkan lembaga yang saat ini begitu aktif menghabisi para koruptor ini. Bisa ditebak, pelakunya pasti kalangan koruptor! Antasari jadi pion jebakan”
7.Pendapat para pendukung teori konspirasi skala global: ”Intelejen asing berperan dalam kasus ini. Ini jelas rekayasa dari lembaga-lembaga seperti CIA untuk instabilisasi kondisi politik di Indonesia… apalagi ini mendekati Pemilu pilpres!!”
8.Pendapat para pendukung teori konspirasi di balik konspirasi: ”Semuanya sandiwara! Ini telah disetting sedemikian rupa oleh Antasari dan orang-orangnya. Sandiwara yang melibatkan dirinya sendiri sebagai aktor utamanya. Tujuannya jelas, menaikkan pamor KPK. Akhir sandiwara yang akan mereka skenariokan, Antasari terbukti tidak bersalah… lalu melejitlah namanya kembali”

……..
Ya ya ya….. terserah anda ikut nomor yang mana…..
Tapi ngomong-ngomong ada satu pendapat lagi yang kurang, yaitu: PENDAPAT SAYA, sang empunya tulisan ini….
Ehem, begini…. terus terang saya tidak tertarik dengan kasus ini. Pengamatan saya kasus ini telah over expose…. sebenarnya kasus ini adalah kasus lazim, sering terjadi di masyarakat. Yang bikin dia jadi menarik cuma karena aktornya yang tidak lazim…. yaitu Antasari Azhar! Seandainya sang pelaku misalnya adalah pak camat, paling-paling beritanya hanya muncul satu kali, itupun tempatnya hanya di acara semacam Buser. Tapi seperti yang sama-sama kita saksikan, berita ini menjadi porsi utama seluruh siaran dan headline surat kabar!
Maka, satu hal yang menarik yang perlu digaris bawahi… bahwa pemain utama dalam kasus ini sebenarnya bukanlah Antasari, bukan Nasruddin, bukan pula Rani…. melainkan aktor utamanya adalah MEDIA!
Lihatlah, ke arah mana opini terhadap kasus ini, betul-betul dikendalikan oleh media… Media mengangkat kasus ini, di sisi lain mengubur kasus-kasus lainnya…. Hey, memangnya sepenting apa kasus Antasari Azhar ini?? Kalaupun betul ini kasus cinta segitiga…. ya sudahlah… biarkan proses hukum berjalan…. biarkan ini jadi urusan rumah tangga mereka. Kalaupun benar ada konspirasi di balik ini…. separah apa sih dampak dari konspirasi itu… ke pribadi Antasari? Toh ini bukan satu dua kali terjadi ke tokoh-tokoh kita… tapi kok untuk kasus ini begitu dihebohkan. Dampak ke KPK dan pemberantasan korupsi…. hmmm kasus ini terlalu remeh temeh untuk menghalangi kerja KPK….
Lihatlah ternyata kita telah begitu dikendalikan oleh media…
Jadi tak perlu dibikin seheboh itulah….

Maka ayolah…. sekarang semuanya bubar!! Balik ke kerja masing-masing!!

Iklan

8 Komentar

  1. Bkn mohabatein tp dil hai tumhara..acha..acha,hahaha..y bgtlah,pdhl bnyk lg yg lbh pntg qt bhs..n brt d tv n mdia mbuat pr pnnton+pmbca kut ngmogin org..mdia pnybb org tmbh dosa..

    • Nah…. penggemar pilem india sekalinya…..

  2. ASSALAMUALAIKUM, MAS BLOG YANG BAGUS DARI SIDIK PAMUNGKAS , smasa
    MOHON DO’ANYA YAK…BIAR BISA LULUS DENGAN NILAI MAKSIMAL

    • Amiin. masuk mana?

    • Ih, ada akh sidik……
      mas fauzan, pakabar, ana ada jadwal ndiri nih buat download artikel2 baru ntm. Jzk.

      • ambiiiillll…… jaaaa……

  3. CINTA BIRAHI ANTASARI

    Antasari Azhar memang fenomenal. Menyala bagai api, melompat dari hati, membakar hangus koruptor lalu jatuh, menghilang menjadi abu. Hancur nama dan karirnya. Dia tersangka aktor intelektual pembunuhan Nasrudin, dengan latar cinta segitiga.

    Benarkah pembunuh Nasrudin adalah Antasari??!!

    Lepas dari persoalan pro dan kontra persoalan itu, ini adalah hasrat permasalahan cinta.

    Cinta… selalu menghidangkan suatu madah tersendiri di segala lapisan masyarakat. Cinta selalu menguak rahasia alam dan misteri keabadian. Seperti tertulis dalam kisah Julius Caesar-Cleopatra, Bill Clinton-Monica Lewinski, Yahya Zaini-Maria Eva, Al Amin-Eifel, kini Antasari-Rani, semua berlatar belakang cinta.

    Cinta telah membutakan mata meraka. Bagai setangkai mawar mekar indah, namun disekelilingnya dibangun pagai berduri. Mereka membabat habis pagar itu tanpa membiarkan ia berjalan dalam prosesi cinta.

    Dari semua permasalahan,cinta selalu menampakkan fragment kekakuan, tiap-tiap segi permasalahan cinta membawa derita, memojokkan manusia menuju kehidupan yang serba fana.

    Julius Cesar akhirnya hidup sendiri ditinggal mati Cleopatra, Al-amin dihukum 10 tahun penjara kemudian bercerai dengan kristina. Kini Antasari membunuh Nasrudin dengan latar cinta pula

    Berkaca dari permasalahan itu semua, Mungkin kita harus belajar kembali apa itu cinta??!! seorang pujangga Yunani, Plato pernah berkata, bahwa cinta yang murni adalah cinta yang bebas dari pengaruh nafsu kekelaminan. Ajaran cinta ini dikatakan olehnya cinta para Dewata.

    Pertanyaan besar dalam diri kita. Akankah kita harus kembali mengamalkan yang telah lama punah itu??!!

    • cinta paling utama adalah cinta kepada Allah, dan cinta karena Allah


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s