SAYA, UJIAN MATA, DAN DOA 80 ANAK MTS ASSALAM

Salah satu kebiasaan saya -yang nggak tahu apakah tergolong baik atau jelek- adalah mudah banget menerima permintaan untuk mengisi sebuah kegiatan. Bagi saya, setiap kesempatan yang datang sebisa mungkin harus diambil. Jeleknya, saya seringkali tidak memperhitungkan kondisi dan kemampuan saya. Asal ada yang minta, sambar saja!

Nah, kebiasaan jelek yang lain –yang saya yakin bukan hanya kebiasaan milik saya semata, namun juga milik hampir seluruh mahasiswa- adalah kebiasaan menunda-nunda untuk belajar. Di Koass, apalagi bila sudah stase minor, 3 minggu pertama akan dimanfaatkan oleh para Koass untuk berleha-leha, ketawa-ketiwi, sampai akhirnya pada minggu ke empat, para koass akan menjadi sok terkejut. “Waduh, Tidaaakkk!! Besok sudah ujian!!!”

Parahnya adalah bila dua kebiasaan jelek tersebut dikombinasikan. Nah, sayangnya itulah yang pada akhirnya terjadi kemarin. Beberapa minggu yang lalu saya dengan santainya menerima permintaan untuk mengisi training motivasi untuk anak-anak Madrasah Tsanawiyah Assalam di Martapura. Tantangan! Pikir saya. Selama ini saya ngisi training hanya untuk anak SMA atau Mahasiswa. Anak SMP… kayaknya bakal asyik. Maka tanpa pikir panjang, saya jawab bersedia saja. Apalagi kebetulan waktunya di hari libur. Klop.

Hari berlalu, dan saya akhirnya baru sadar kalau waktu yang saya telah setujui untuk hadir itu adalah hari terakhir minggu ke tiga di stase Mata. Artinya, besok harinya adalah hari Ujian. Masya Allah!

Dr Etty,Sp.M hari sabtu di bangsal, “Senin ya Ujiannya!”
Saya tertunduk pasrah, “Iya, dok….”
Sms masuk, “sudah siapkan akh buat acara besok?”
Saya membalas sms dengan agak ragu, “insya Allah”

Realita sebenarnya:
bayangkan, bahan mata begitu banyak dan sangat rumit. Apalagi ujian dr Etty mesti perfect, hapal buku RS Sutomo…. Sementara, saya masih belum memulai untuk belajar! Allahu Akbar!
besok, training untuk anak SMP, ini tentunya berbeda dengan training-training sebelumnya. Ngasih training motivasi untuk anak SMP lebih sukar. Dan faktanya saat ini…. Saya belum sama sekali menyiapkannya!

Oke, lakukan saja. Insya Allah semuanya akan berjalan mulus, pikir saya.
Tiba-tiba muncul sms, “Siaran radio hari ini seperti biasa pukul 4 sore” Ya Allah!, dan saya belum menyiapkan materi siaran untuk hari ini!

Malamnya, akhirnya saya harus memilih…. Yang mana yang harus saya kerjakan lebih dahulu… persiapan training atau persiapan ujian?
Training lebih urgent, maka inilah yang harus didahulukan, saya mengambil keputusan. Nanti kalau sudah kelar, kan bisa dimanfaatkan untuk belajar. Malam ini pokoknya begadang!

Persiapan training akhirnya kelar. Malam itu hujan membasahi kota Banjarmasin. Suasana begitu nyaman….. dan Allah ternyata menyayangi saya….. Dia memberikan kesempatan tubuh ini untuk istirahat….. target belajar gagal! Zzzzzz……

Pagi yang indah. Bismillah.
Hujan masih terus mengguyur kota Banjarmasin. Hati saya mulai ketar-ketir…. Jadwal mulai acara pukul 8.30 pagi. Idealnya saat ini saya sudah harus berangkat. Namun sanggupkah saya menembus hujan sampai Martapura?
Jarum jam menunjukkan pukul 07.40. Bagaimanapun, harus berangkat! tekad saya. Saya pasang jaket seadanya dan starter kendaraan.

Gambut, di tengah rintik mengendara sambil mendengarkan mp4 lewat headset. Lho kok, orang-orang pada berteduh? Bukannya hujannya tinggal rintik? Alaahh… dasar pengecut. Hujan rintik aja takut. Dan kendaraan saya terus melenggang.

Namun, ternyata terbukti orang-orang tadi jauh lebih cerdas daripada saya. Tiba-tiba hujan menjadi begitu deras! Waaa!
Berteduh atau tidak? Jawabannya tidak!! Kalau saya berteduh, pasti saya bakal telat. Ini aja sudah telat….. maka kendaraan saya gas lebih kencang, berharap di beberapa kilometer sana, hujan tidak sederas ini.

Allah, semakin kencang saya menggas, seakan seirama… hujan semakin deras.
“Ya Allah, semoga saya selamat ya Allah…” jalan terlampau licin, dengan laju yang kencang, sementara titik-titik hujan memburamkan spion dan kaca helm. Angin bertiup deras…… Hati saya semakin ketar-ketir.

Allahu Akbar… Maha Besar…. Kumemujamu begitu indah….
Lirik lagu ST12 kebesaranMu mengalun di mp4 saya… lho kok pas banget momennya ya?
Hujan bertambah deras. Baju saya kuyup. Jaket ternyata tak mempan untuk menghalangi air hujan masuk ke dalam kemeja.

Selalu kau berikan semua… kebesaranMu Tuhan….
Ya Allah… dingin luar biasa….

Allahu Akbar… Maha Besar…. Kumemujamu begitu indah…. (Reffrain)
Demi Allah, ya Allah ajari aku untuk ikhlas…. Yang kulakukan semua ini adalah demi Engkau ya Allah, kutinggalkan persiapan belajar untuk ujian besok, kupilih kesempatan dakwah untuk agamaMu…. Ya Allah, sampaikan aku dengan selamat ke sana… terimalah amal hamba ya Allah….

Hujan semakin deras.
Selalu kau berikan semua… kebesaranMu Tuhan….
Dalam dingin yang menyengat, dalam klimaks
“saya minta bonus, ya Allah… balaslah saya dengan: permudah ujian Mata saya, dan jadikan saya dapat menjawab ujian lisan nanti dengan baik….”
Saya percaya, doa di saat-saat seperti itu adalah saat-saat yang sangat makbul.

kebesaranMu Tuhan…
Sungguh, entah kenapa, saat itu saya merasa begitu damai, di tengah kuyup tubuh saya terasa begitu hangat…. Allahu Akbar!!

MTs Assalam Martapura, 08.45. dalam keadaan menggigil, baju dan celana saya kuyup. Saya mencoba menutupi kedinginan saya…. sementara Pak Kepsek memandang ramah ke arah saya…. Ah, semua ternyata sedang menantikan kehadiran saya. Saya merasa layaknya tamu agung di sana.

80an wajah-wajah anak MTs AsSalam… wajah mereka begitu bersih dan bercahaya. Seketika melihat mereka, hilanglah segala penat dan dingin… semua seakan menguap ke udara.

Awal memulai training….
“Adik-adik….. kakak minta do’a dari kalian semuanya…..”
Wajah mereka bingung, tak mengerti.
“kakak tidak mengharapkan apa-apa di acara ini. Kakak ikhlas datang kesini karena Allah… kakak hanya minta didoakan satu saja….” Ucap saya..
“Doakan kakak besok bisa lulus ujian mata….” Senyum saya sumringah… harap-harap cemas, jangan-jangan saya diketawakan, ngapain mendoakan orang tak dikenal…. Apa pentingnya buat mereka?
Namun…..
“Amiin!!” ucap mereka serempak.
Wajah-wajah bersih itu. 80 anak tak berdosa yang dijaga dan disayangi Allah.
…….Berdoa mengaminkan saya.
Dan doa itu menembus penjuru langit Martapura yang mulai cerah, melesat cepat menuju ‘Arasy Allah.

Saya hanya terkesima….
Ya Allah, terima kasih… terimalah doa saya dan doa mereka…..

6 Komentar

  1. so nilai ujian gimana akhi

    • alhamdulillah….
      nilai ujian kami baru diketahui saat yudisium…
      tapi alhamdulillah ujiannya lancar aja…

  2. oiya jazakallah khair atas semuanya, setelah training sebagian besar anak anak jadi terinspirasi dan termotivasi dalam belajar dan itu terlihat nyata pada waktu saya mengajar mereka, anak anak juga banyak mengalami perubahan salah satunya yang semula tidak hormat dengan guru sekarang mulai lebih baik, mohon doanya semoga anak anak Assalam menjadi remaja muslim super yang menjadi penerus perjuangan islam.

  3. Amin.

  4. saluttt……………..

  5. amiennnnn


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s