APRIL MOP = ULANG TAHUN PEMBANTAIAN MUSLIM SPANYOL

“April mop!!” teriak Ahmad keras. Setelah sebelumnya Aisyah teriak histeris karena ada kodok yang keluar dari tasnya. Degup jantung terkejut Aisyah belum hilang. Tapi Aisyah nggak boleh marah. Karena seperti yang juga diketahui Aisyah, hari ini memang harinya kita dibolehkan berbohong dan mengerjai orang. Dan catatan yang menyenangkannya adalah si ‘mangsa’ haram hukumnya untuk marah. Nah, makanya biarpun dalam hati Aisyah sewotnya bukan main, tapi Aisyah nggak bisa memaki-maki Ahmad seperti hari-hari biasanya. Satu-satunya yang bisa dia lakukan adalah berpikir untuk membalas dengan bentuk kejahilan yang lain, yang setimpal atau kalau perlu lebih mengerikan!

Ini 1 April! Dan di hari ini ‘dihalalkan’ saling berbohong dan mengerjai orang. Begitu yang tertanam di benak Aisyah dan Ahmad dan sebagian besar kawan-kawannya. Aisyah dan Ahmad bisa jadi hanya latah ikut-ikutan trend hari “April Mop” atau di Barat dikenal sebagai “April fool’s day”. Dan tentunya mereka tidak tahu asal muasal peringatan April Mop tersebut. Bisa jadi sebagian besar dari anda juga baru pertama mendengarnya.

Maka ada baiknya kita membuka lembaran-lembaran sejarah beberapa ratus tahun yang lalu. Di tanah Andalusia (sekarang wilayah Spanyol dan Portugal), di tanah yang diberkahi dengan datangnya pasukan kaum muslimin pimpinan Thariq bin Ziyad. Spanyol yang masih dikungkungi kejahiliahan pada abad 8 M mulai diterangi dengan cahaya Islam. Maka sedikit demi sedikit peradaban yang awalnya begitu beku dan kelam menjadi cemerlang. Spanyol memancarkan cahaya. AlQur’an ramai didengungkan. Sains dan teknologi melesat dengan cepat. Jalanan dipenuhi ilmuwan dan alim ulama. Masjid ramai dengan dzikrullah. Sementara berbagai bangunan berdiri dengan sangat megah dengan arsitektur yang tidak tertandingi pada zamannya. Toleransi begitu terjunjung tinggi di negeri dimana 3 agama (Islam, Yahudi, Kristen) bisa hidup berdampingan dengan damai.

Berabad-abad keindahan tersebut terpelihara. Hingga tiba masanya di abad 15 kejahiliahan kembali bangkit. Pasukan Kristen berkhianat. Dan satu persatu wilayah islam direbut dan dihancurkan. Ribuan rakyatnya diusir, sebagian dibantai dan dimusnahkan.

Dan tibalah kita di kota Granada, 1487 M. kota inilah benteng pertahanan terakhir umat Islam. Dan di hari-hari terakhir bulan maret penduduknya diliputi kecemasan yang luar biasa. Nyawa mereka sudah di ujung tanduk. Pasukan Kristen Spanyol telah mengepung kota mereka. Peristiwa mencekam ini digambarkan oleh Rizki Ridyasmara dalam bukunya “Valentine Day, Natal, Happy New Year, April Mop, Halloween: So What?” sebagai berikut:

“Ketika jalan-jalan sudah sepi, tinggal menyisakan ribuan mayat yang bergelimpangan bermandikan genangan darah, tentara Salib mengetahui bahwa banyak Muslim Granada yang masih bersembunyi di rumah-rumah. Dengan lantang tentara Salib itu meneriakkan pengumuman, bahwa para Muslim Granada bisa keluar dari rumah dengan aman dan diperbolehkan berlayar keluar dari Spanyol dengan membawa barang-barang keperluan mereka. “Kapal-kapal yang akan membawa kalian keluar dari Spanyol sudah kami persiapkan di pelabuhan. Kami menjamin keselamatan kalian jika ingin keluar dari Spanyol, setelah ini maka kami tidak lagi memberikan jaminan!” demikian bujuk tentara Salib.

Orang-orang Islam masih curiga dengan tawaran ini. Beberapa dari orang Islam diperbolehkan melihat sendiri kapal-kapal penumpang yang sudah dipersiapkan di pelabuhan. Setelah benar-benar melihat ada kapal yang sudah dipersiapkan, maka mereka segera bersiap untuk meninggalkan Granada bersama-sama menuju ke kapal-kapal tersebut. Mereka pun bersiap untuk berlayar.

Keesokan harinya, ribuan penduduk Muslim Granada yang keluar dari rumah-rumahnya dengan membawa seluruh barang-barang keperluannya beriringan jalan menuju pelabuhan. Beberapa orang Islam yang tidak mempercayai tentara Salib bertahan dan terus bersembunyi di rumah-rumahnya. Setelah ribuan umat Islam Spanyol berkumpul di pelabuhan, dengan cepat tentara Salib menggeledah rumah-rumah yang telah ditinggalkan penghuninya. Lidah api terlihat menjilat-jilat angkasa ketika para tentara Salib itu membakari rumah-rumah tersebut bersama orang-orang Islam yang masih bertahan di dalamnya.
Sedang ribuan umat Islam yang tertahan di pelabuhan hanya bisa terpana ketika tentara Salib juga membakari kapal-kapal yang dikatakan akan mengangkut mereka keluar dari Spanyol. Kapal-kapal itu dengan cepat tenggelam. Ribuan umat Islam tidak bisa berbuat apa-apa karena sama sekali tidak bersenjata. Mereka juga kebanyakan terdiri dari para perempuan dan anak-anaknya yang masih kecil-kecil. Sedang tentara Salib itu telah mengepung mereka dengan pedang terhunus.

Dengan satu teriakan dari pemimpinnya, ribuan tentara Salib itu segera membantai dan menghabisi umat Islam Spanyol tanpa perasaan belas kasihan. Jerit tangis dan takbir membahana. Dengan buas tentara Salib terus membunuhi warga sipil yang sama sekali tidak berdaya.
Seluruh Muslim Spanyol di pelabuhan itu habis dibunuh dengan kejam. Darah menggenang di mana-mana. Laut yang biru telah berubah menjadi merah kehitam-hitaman. Tragedi ini bertepatan dengan tanggal 1 April.”

Inna lillahi…. Dan konon sejak saat itu orang-orang Eropa mentradisikan untuk merayakannya sebagai acara tahunan= April Mop!!!

“Begitu ceritanya ustadz,” jelas saya kepada ustadz saya memamerkan tulisan tentang sejarah April Mop yang saya dapatkan dari beberapa website
Ustadz muda berwajah tenang itu tertunduk dalam. Mukanya mengkerut.

“Masya Allah… dan tahukah engkau Akh?” kalimat beliau menggantung.
“Saat ini, kaum kuffar tersebut tidak lagi merayakannya sebagai ulang tahun. Lebih dari itu… April Mop telah menjelma di tiap hari mereka….
Tidak hanya di 1 April, namun di tiap harinya…. Mereka mengerjai, membohongi, dan melakukan tipu daya konspirasi terhadap kaum muslimin….

Kedatangan Obama adalah berkah bagi kaum muslim Indonesia…. Nyatanya dia membawa misi untuk mengeruk kekayaan Indonesia… April Mop!

Terorisme harus dibasmi… kenyataannya yang dibasmi adalah umat Islam… April Mop!

Demokrasi adalah sesuai dengan ajaran Islam…. Kenyataannya adalah perangkap bagi umat Islam…. April Mop!

IMF memberi bantuan untuk pembangunan Indonesia… kenyataannya menjerat Indonesia bak renterir… April Mop!

…. singkatnya hari-hari kita dipenuhi dengan April Mop” si ustadz kembali menunduk sedih.

Deg! Jantung saya berdegup keras. Bukan lagi ribuan muslim Spanyol yang dikibuli oleh tentara kuffar… tapi kini meningkat lebih pesat… ratusan juta muslim telah menjadi orang-orang konyol yang begitu mudah dikerjai oleh kaum kuffar…
Dan… April Mop!! Awas, nggak boleh ada yang marah!
Naudzubillah…

3 Komentar

  1. Baru tau sejarahnya.. ternyata sangat mengerikan

  2. Dahsyd bngt yaa…

  3. masjid asal islam masjid di umat kristen tidak boleh masjid karena iu berdosa dan melangga r peraturan perintah.umat kristen melakukan pembunuhan terhadap umat islam karena itu berdosa sama saja mengkihanati nabi muhammad


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s