PRAKTEK NEKAT

Inilah jadinya, bila seorang dokter yang belum disumpah nekat praktek.
Ceritanya, hari itu salah seorang dokter meminta saya untuk meminta gantikan praktek jaga di igd salah satu rumah sakit kepolisian. Sebagai seorang yang terkenal nekat sejak dahulu kala, tentunya saya langsung ngambil kesempatan itu. Walaupun secara peraturan seharusnya, orang macam kami belum berhak praktek karena belum disumpah dan belum keluar ijazah dokternya- meski sudah dinyatakan lulus, kecuali ada yang mengawasi.
Saya mengontak salah seorang teman yang nasibnya serupa untuk menemani kenekatan hari itu. Ayolaah… pengalaman pertama, desak saya.. dan si teman itu setuju.
Pertama datang, kami diwanti-wanti oleh si dokter jaga supaya pura-puranya jadi dokter yang sudah lama praktek. Dia pun mengenalkan kami ke beberapa dokter dan perawat jaga sebagai dokter jaga yang sudah berpengalaman.
Problem pertama muncul: jas dokternya. Sebenarnya ada beberapa jas yang tersimpan di kamar dokter.. tapi, masya Allah.. semuanya jas dokter perempuan…. Ya sudahlah, nggak usah pakai jas.
Problem kedua: saat lagi mencoba-coba jas, kamar diketuk. Pasien dok! Hup, saya keluar…. Tiba-tiba otak langsung blank… ouww… tapi ya sudahlah…. Mikir-mikir bentar… kerjakan sebisanya.
Problem ketiga, dan ini yang saya tak perkirakan: ternyata hari itu Baca lebih lanjut

Iklan

TERUS BERGERAK… DAN BERGERAK

“Kenapa seseorang sampai bisa tenggelam?”
Jawabannya sederhana. Semata hanya karena dia diam, tidak bergerak. Dia tidak berusaha mengayuhkan kedua tangannya dan tidak berupaya menggerakkan kedua kakinya.
***

Saya menyaksikan dengan mata kepala sendiri. Kawan-kawan aktivis dakwah satu persatu mundur. Mereka, yang pada awalnya begitu semangat. Yang berada di lini terdepan, yang ghirahnya membuat yang lain iri dan berdecak kagum. Tapi tak lama, saya menemui mereka tiba-tiba meredup, bahkan pada akhirnya menghilang sama sekali dari medan dakwah. Kenapa?

Pemahaman yang kurang tentang wajib dan pentingnya dakwah? Bukan. Bahkan mereka Baca lebih lanjut

Launching LEBAH design arts

Bagi yang perlu desain grafis.. silakan hubungi kami

YANG SUKSES, YANG GILA

Ada kisah menarik yang saya dapat dari sebuah majalah mini beberapa tahun lalu
Ceritanya begini, pada tahun 1978, para insinyur dari SONY mencoba merancang perekam kaset yang kecil dan bisa dibawa. Mereka gagal, dan hanya menghasilkan tape kecil yang tidak dapat merekam. Mereka menyerah dan menggunakan mesin tak berguna itu untuk memainkan musik sambil mengerjakan proyek lain.
Adalah Masaru Ibuka, seorang ketua honorer SONY suatu ketika mendatangi tempat kerja itu dan memperhatikan para insinyur yang sedang mendengarkan mesin gagal tersebut. Dia kemudian ingat sebuah proyek lain yang tak berkaitan yang sedang dikerjakan di tempat lain, dimana seorang insinyur mengembangkan headphone ringan dan mudah dibawa. ”Bagaimana jika tape kecil yang tidak dapat merekam itu dikombinasikan dengan headphone?” pikirnya
Gila! Pikir teman-temannya, mana ada yang menginginkan tape tanpa speaker dan tanpa perekam? Buat apa?
Tapi SONY akhirnya mau juga menerima idenya, walaupun dengan setengah hati. Grup pemasaran hanya menganggarkan biaya yang sangat Baca lebih lanjut