RAHASIA SANG PENEBANG KAYU

Klinik Motivasi Abdi Persada FM
Seorang penebang kayu melamar kerja ke sebuah perusahaan penebangan kayu bonafit. Sang bos perusahaan mensyaratkan masa magang selama 3 hari untuk membuktikan keseriusan si penebang.
Pada hari pertama hingga ke tiga uji coba, si penebang dengan semangat menebang pohon-pohon sebanyak mungkin. Dalam satu hari dia mampu mempersembahkan 20 pohon lebih. Ini merupakan prestasi hebat yang mengundang decak kagum para pekerja yang lain. Melihat kemampuan dan keseriusannya, sang bos memutuskan untuk menerima si penebang bekerja.
Namun apa yang terjadi setelah bekerja? Prestasi kerja si penebang lama kelamaan semakin menurun. Minggu pertama jumlah tebangannya masih 20an, namun menginjak minggu kedua dia hanya menebang belasan pohon. Bulan berikutnya dia hanya menebang tak sampai dari sepuluh pohon. Melihat penurunan prestasi kerja tersebut, sang bos kemudian memanggil si penebang.
“Kau kehilangan semangat kerja?” tanya si bos
“Tidak bos. Jangan berburuk sangka. Aku bukan orang yang mudah kehilangan semangat. Bukan berarti karena aku sudah diterima maka aku menganggap enteng pekerjaan. Justru aku semakin bersemangat” tolaknya.
“Atau ada masalah keluarga?”
“Tidak bos, keluargaku baik-baik saja..” tolaknya lagi.
“Jadi apa?” tanya si bos
“Saya juga tidak paham bos. Secara kemampuan saya tidak mengalami penurunan, tenaga saya juga masih sama kuat… semangat saya juga semakin bertambah….” Keluhnya.
“Hmm… anak muda, kapan terakhir kau mengasah kapakmu?” tanya si bos lagi.
“Seingatku, hari sebelum aku melamar kerja di sini.. bos..” jawabnya.
“Hmmm…. Sepertinya aku tahu masalahmu..” sahut si bos akhirnya seraya tersenyum
………….

Cerita itu saya dapatkan dari sebuah web, kemudian saya tulis ulang dengan beberapa modifikasi.
Mengasah kapak. Ini hal yang seringkali kita remehkan dan kita lupakan. Setiap hari disibukkan dengan rutinitas pekerjaan dan karir. Akibatnya kita terbuai. Kita lupa untuk menyempatkan diri mengasah kemampuan kita. Bagi para pekerja, kapan terakhir kali anda membuka buku pelajaran? Mencoba belajar kembali? Bagi para pelajar apakah anda hanya melewati hari sekedar belajar materi pelajaran yang diajarkan di sekolah atau perkuliahan?
Saya awalnya juga merasa malas untuk mengasah kapak itu. Saya paham pentingnya mengasah, namun waktu kerja sebagai dosen dan dokter ditambah lagi dakwah mengakibatkan saya tidak memiliki waktu untuk itu. Capek… toh… pengasahan bisa dilakukan sembari kita bekerja.. dari pengalaman..
Namun, akhirnya saya sadar… kualitas saya akan berhenti di sini-sini saja, bahkan akan semakin menurun bila terus mempertahankan ritme yang seperti ini. Maka akhirnya saya canangkan sejak beberapa waktu yang lalu, dalam setiap hari yang saya lalui, saya harus mengasah kapak.. Sehingga akhirnya saya canangkan, harus ada lima hal yang harus saya lakukan saban harinya.
Harus mengkaji islam, diutamakan dari bahan berbahasa arab langsung
Harus mengkaji ilmu kedokteran, diutamakan dari bahan berbahasa inggris langsung
Harus menambah hapalan alQur’an
Harus menghasilkan sebuah karya
Harus ada aktivitas dakwah
Dan kelima-limanya harus dipaksakan. Pantang menutup mata pada hari ini, sebelum saya mengerjakan lima perkara ini.
Dan percaya atau tidak, saya betul-betul merasakan manfaatnya… setidaknya saya cukup puas dengan peningkatan kualitas yang saya rasakan tiap harinya.
Anda mau mencoba?

Iklan

5 Komentar

  1. Saya mau…!

  2. Subhannallah, inspiratif sekali……. ^^
    Salam kenal, melita, seseorang yang baru ingin terjun ke dunia ko-ass…. ^^

  3. “Harus mengkaji islam, diutamakan dari bahan berbahasa arab langsung
    Harus mengkaji ilmu kedokteran, diutamakan dari bahan berbahasa inggris langsung
    Harus menambah hapalan alQur’an
    Harus menghasilkan sebuah karya
    Harus ada aktivitas dakwah
    Dan kelima-limanya harus dipaksakan. Pantang menutup mata pada hari ini, sebelum saya mengerjakan lima perkara ini.”

    hmm…beratnya… (berpikir keras, mengukur diri). Kayaknya susah…

    • We are what we think.

  4. ya saya mau coba,,thanks sarannya


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s